Begini Kronologi Tindak Penganiayaan Yang Menghilangkan Nyawa di Kontunaga

oleh -7.652 views
Spread the love
Advertisement

Muna,Sultra- Polres Muna Berhasil Mengamankan Pelaku Tindak Pembunuhan atau penganiayaan yang terjadi di Desa Kontunaga, Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna, Sabtu (22/05/2021) yang mengakibatkan hilangnya nyawa Inisial KS (45), Serta Penganiayaan Kepada Korban Inisial BN (31) Mengalami luka berat dan Korban Inisial BI (53), yang diduga dilakukan oleh Inisial HN dan Inisial LH.

Kasat Reskrim Polres Muna,IPTU Hamka menjelaskan pada sekitar 10.30 Wita Inisial LH selaku security Pasar Laino,dari Pasar Laino di Raha selanjutnya menuju Rumah Wa Gohia di Lontang Kameko tepatnya di Desa Kontunaga, Kec. Kontunaga, Kab. Muna dengan maksud tujuan miras Kameko. Lalu sekitar jam 10.30 Wita minum bersama suami Wa Gohia.

Lanjut, Kata IPTU Hamka, kemudian pada 15.00 Wita Inisial LH menuju ke Rumah IG di Laino Kelurahan Laiworu Kec. Batalaiworu, lu memanggil Inisi AI untuk pergi minum di rumah Wa Gohia. Saat tiba di rumah Wa Gohia, inisial LH melihat sudah 6 orang yang sementara miras kameko.

“Selanjutnya Inisial LH bersama inisial AI ikut bergabung dan memesan miras kameko,lalu pada saat miras Kameko lelaki Inisial Ai terjadi kesalahpahaman terhadap orang yang sementara miras waktu itu” ungkap Kasat Reskrim.

Baca Juga :   Rusman Emba Rapid Test, dr. Marlin Terkesan Melupakan Aturan

Setelah itu inisial LH sempat mendamaikan keduanya, tiba-tiba datang inisial AS menegur hingga terjadi kesalahpahaman atau cekcok mulut. Kemudian inisial LH bersama inisial AI pulang di rumah tempat tinggal insial LH di kel. Watopute, Kec. Watopute. Lalu inisial LH menyuruh anaknya inisial HN untuk pergi mengambil parang milik inisial LH tepatnya di Lampogu jalan tengiri Kel. Raha III Kec. Katobu.

“Sekitar pada sekitar jam 17.30 Wita Lelaki Inisial LH bersama anaknya inisial HS menuju kerumaj Wa Gohia untuk menemui lelaki inisial AS” Ujar Kasat Reskrim

Pada saat tiba di rumah Wa Gohia, lelaki inisial LH melihat masih ada lelaki inisial AS dan beberapa orang yang ada saat itu. Kemudian inisial LH mendekati inisial AS lalu mengayungkan parang kearah inisial AS hingga terjadi saling berebutan parang yang menyebabkan inisial LH terjatuh ditanah dan inisial AS berhasil mengambil parang Lelaki inisial LH. Saat lelaki inisial LH berdiri,terlihat bahwa ada lelaki Inisial KS sudah terbaring dan terluka,saat itu lelaki inisial LH sempat pegang tangan lelaki inisial KS. Karena sudah banyak orang maka inisial LH pergi melarikan diri dengan sepeda motor sedangkan Inisial HN juga melarikan diri waktu itu.

Baca Juga :   Entah Apa Yang Merasukinya,Gerombolan Bertopeng Menyerang Warga Ghai Saat Bersantai di Posko RAPI

“kemudian lelaki inisial AS melihat korban Lelaki inisial KS mengalami luka tusuk ketiak kiri, lelaki inisial BN mengalami luka tusuk di perut sebelah kiri serta lelaki inisial BI mengalami luka robek pada lengan sebelah kiri. Dimana luka ketiga korban diduga dilakukan oleh lelaki inisial HN” jelasnya

“Ketiga korban sempat di bawa ke RSUD Muna untuk mendapatkan perawatan. namun saat tiba di RSUD Muna, Dokter menerangkan bahwa korban inisial KS dinyatalan sudah meninggal. Sementara Korban Inisial BN mengalami luka tusuk dan usus terburai sedangkan korban inisial BI luka robek pada lengan kiri. Korban inisial KS telah dibawa kerumah keluarga di kelurahan watonea pada pukul 22.30 Wita (22/05/2021), dan pada pukul 23.30 Korban inisial BN dirujuk ke RS Bahteramas di Kendari Sedangkan korban inisial BI pulang ke rumahnya di Jl. Woltermongisid Kec. Katobu untuk dilakukan rawat jalan. Atas kejadian tersebut salah satu keluarga korban melaporkan di SPKT Polres Muna guna proses hukum lebih lanjut” tutup IPTU Hamka.

Baca Juga :   Merasa Belum Dapat Keadilan, Massa Pendukung RAPI Kembali Datangi Polres Muna

Penulis: Rixan Ardian

loading...