Hari Pahlawan Dan Tantangan Zaman

oleh -177 views
Spread the love
Advertisement

Penulis : Andi Wahyuni Samiruddin

SIDRAP — Kepahlawanan hari ini dapat dilihat dari peradaban dari waktu ke waktu. generasi sekarang tidak lagi berhadapan dengan musuh yang pernah terjadi seabad yang lalu, melainkan persoalan ketidakadilan yang merata dari berbagai aspek baik Ekonomi, Pendidikan, Sosial, dan lain lain, yang belum tersentuh dan dinikmati oleh lapisan masyarakat Indonesia.

Generasi Milenial memiliki tugas yang sangat berat yaitu bagaimana menjadikan Negara yang kuat dan berdaya saing dalam berbagi sektor.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Kalimat ini tegas selalu dilontarkan untuk mengenang jasa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan.

Baca Juga :   Derita Kuli Tinta

Setiap tanggal 10 November, bangsa ini selalu memperingati hari pahlawan sebagai momentum mengenang secara kolektif semangat patriotisme dan nasionalis para pejuang tanah air.

Demikian yang diungkapkan oleh Andi Wahyuni, salah satu mahasiswa STAI DDI Sidrap sekaligus Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ Prodi Ekonomi).

Menurutnya, Hari Pahlawan yang di peringati setiap 10 November agar kiranya dijadikan sebagai dorongan dan motivasi untuk menanamkan Nilai -nilai Kepahlawanan.

Kondisi saat ini membutuhkan pahlawan pahlawan baru yang kompatibel dengan tantangan kekinian. Ditengah ancaman krisis ekonomi, sosial, budaya dan lain lain, bangsa indonesia juga mengalami sebuah ancaman dan tantangan yang Serius yaitu serangan Mental dan Ideologi.

Baca Juga :   Akibat Pandemik Covid-19 Perindustrian Otomotif Nasional Mengalami Lumpuh

Maka dari itu, makna kepahlawanan harus dipahami sebagai suatu kemajuan cara berfikir, berucap, dan bertindak dalam bentuk lain.

Dengan tantangan yang tak kalah ringan itu, sejatinya keberadaan pahlawan masa kini dan masa lalu sama mulianya. Perbedaanya yang saat ini dilawan bukan bangsa asing melainkan perilaku orang yang ingin merusak mental dan memecah ideologi negara.

loading…