Ketua Lembaga-KPK Pimda Sidrap Berkunjung ke Polres Sidrap, Ada Apa…!!!

oleh -793 views
Spread the love
Advertisement

SIDRAP, MITRASATU.com — Pada hari selasa tanggal 16 Juni 2020 siang hari, Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (Lembaga-KPK ) Pimda Sidrap berkunjung di kantor Polres Sidrap di Jalan Bau Massepe No.1, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Ketua Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (Lembaga-KPK ) Pimda Sidrap, Agus Parman Pangerang, “bahwa pada kesempatan itu kami rencananya bertemu Bapak Kapolres Sidrap AKBP Loenardo Panji Wahyudi, namun kami diarahkan untuk bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP. Benny Pornika S.IK.”pungkasnya.

“Pada kesempatan itu kami sempat bertemu Kasat Reskrim dan berbincang-bincang membahas mengenai perkembangan Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Dinas Pendidikan Sidrap pada akhir Desember 2019 lalu yang menyeret tiga orang tersangka diantaranya oknum Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sidrap, Sulsel, berinisial SS, oknum Kasubbag Keuangan selaku PPK dan oknum tenaga honorer yang menerima uang dari Kepsek seperti yang dikatakan Kasubdit III, Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Rosyid Hartanto pada pemberitaan media Tagar.id pada hari senin 16 Maret 2020 lalu.”tutur Agus.

Baca Juga :   Ini Cara KMS Santuni Kaum Dhuafa Ditengah Pandemi Covid-19

Agus menambahkan, “bahwa saat menemui Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP. Benny Pornika S.IK. mengatakan bahwa kasus ini sudah dilimpahkan ke Polda Sulsel, dan oleh karena sudah ditangani Polda Sulsel, maka perkembangan selanjutnya, silahkan pertanyakan di Polda Sulsel.”ucapnya.

Agus menambahkan, “sampai saat ini kami belum ada titik terang informasi yang diterima mengenai perkembangan terbaru kasus itu, jika penanganan perkara sudah dilimpahkan di Polda Sulsel dan telah ada pemeriksaan serta sudah ada tersangkanya, kemudian sudah sejauh mana hasil dari proses penyidikan dan pemeriksaan atas kasus yang diduga tersebut, itu yang perlu kami ketahui supaya publik dan masyarakat tahu kepastian hukumnya.” katanya.‎

Baca Juga :   Aksi Penolakan Pemakaman yang meninggal dinyatakan positif Penyakit Covid-19

“Agus berharap kepada lembaga hukum secara umum khususnya Kepolisian, agar dapat memperhatikan hak-hak OKP, Ormas/LSM, Mahasiswa dan sebagainya yang peduli dengan pergerakkan korupsi, sebagaimana rujukan pasal 41 ayat (2) sub d Undang-Undang No. 31 Tahun 1999.”

“Jaminan pasal 41 ayat (2) sub d Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 itu sangat berarti, termasuk mengantisipasi adanya kepentingan-kepentingan kelompok atau golongan yang sengaja berusaha mendiamkan, memanfaatkan ataupun mencoba mengintimidasi kasus tersebut.”ujar agus.

“Pastinya, kami dari Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (Lembaga-KPK ) Pimda Sidrap, akan mencoba datang ke kantor Polda Sulawesi Selatan untuk mengetahui sudah sejauh mana proses penanganan atau proses penyidikan terhadap kasus yang melibatkan oknum Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sidrap tersebut.”katanya.

Kepada Wartawan, Agus Parman Pangerang mengatakan, “bahwa kami akan mempertanyakan selanjutnya ke pihak Polda Sulsel mengenai perkembangan kasus ini, dan Insya Allah selanjutnya kami akan berusaha mengawal segala kasus-kasus dugaan tindak pidana korupsi yang ada di Kabupaten Sidrap.”tutupnya. (Red)

loading...