Ketua NasDem Perintahkan Fraksi Nasdem DPRD Gowa Menemui Masyarakat 

oleh -36.863 views
Spread the love
Advertisement



GOWA, MITRASATU.com – Pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa pada hari pertama tidak berjalan lancar dan sesuai rencana, DPD Partai Nasdem Gowa langsung menggelar rapat pengurus harian. Senin, (4/5/2020) di Sekretariatnya.

Ketua NasDem Gowa, H. Azhar Usman mengatakan melihat dan mendengar banyaknya keluhan masyarakat terkait pendistribusian beras bantuan ada yang tidak layak komsumsi membuatnya mengundang rapat secara mendadak.

Selain itu partai sangat perlu mengetahui apa langkah konkrit yang ditempuh dan solusi yang dilakukan fraksi Nasdem DPRD Gowa dengan situasi dan kondisi seperti sekarang ini,”ucap pria berambut putih yang akrab disapa H Boy.

Nasdem Gowa harus membuka Posko pengaduan masyarakat.

“Segera laksanakan itu,” tandasnya  dengan memerintahkan wakil ketua DPRD gowa, Resqiyah Hijaz sebagai koordinator.

Dalam rapat, H Boy bersama Sekretaris Nasdem Gowa, Capt Hariady (anggota DPRD Sulsel), tampak hadir ketua OKK Syafriadi Djaenaf, 4 orang anggota fraksi Nasdem DPRD Gowa, Rezqiyah Hijas (Wakil Ketua III DPRD Gowa), Ir Amir Ali (Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gowa), Hasmollah dan H Muslimin Mile serta beberapa pengurus harian lainnya.

Rapat berlangsung alot, namun masih dalam kondisi dinamis.

“Akibat kebijakan ini, kita sebagai wakil rakyat juga diserang, cercaan, keluhan dan pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat yang seolah-olah merasa bingung dengan pengadaan dan pendistribusian yang dilakukan Dinas Sosial Gowa saat ini,”sebut Hasmollah.

Bukan hanya itu timpal lainnya, kita tidak boleh menunda lagi sebagai corong masyarakat sudah sepantasnya kita turun ke masyarakat membantu meringankan beban mereka sekaligus menyerap aspirasi dan menyosialisasikan PSBB agar mereka merasa diperhatikan,” ucap Wakil Ketua DPRD Gowa akrab disapa Hj Kiky ini.

Tanpa menunggu lama ketua Fraksi NasDem DPRD Gowa, Amir Ali langsung tancap gas untuk menindaklanjuti hasil rapat. Anggota DPRD Gowa 2 periode ini, yang memang dikenal tanpa teori langsung praktek.

Amir Ali langsung menemui masyarakat sekitar rumah dengan mengajak paling banyak delapan orang setiap titiknya dengan tetap menjaga jarak.

“Sebagai wakil rakyat saya harus turun menyerap aspirasi masyarakat, apalagi dalam kondisi penerapan PSBB perlu dilakukan sosialisasi, tapi menghindari kumpul-kumpul dulu, keluar rumah harus pakai masker, jaga jarak aman, rajin cuci tangan menggunakan sabun,” tutupnya.
(SR)

loading…