,

Mendengar Kabar Rekan Sejawat Ikut Terbunuh, Ini Tanggapan Salah Satu Rekan Profesi Korban…!!!

oleh -1.020 views
Spread the love
Advertisement

SIDRAP, MITRASATU.com — Dengan mengutip pemberitaan dari media news.detik.com pada hari Rabu, 06 Mei 2020 01:08 WIB dengan judul “Sengketa Tanah Warisan, Pelaku Bunuh Keluarga Hingga Pengacara”.

Dimana kejadian pembunuhan tersebut sebelumnya terjadi pada hari selasa (05/5/2020) pada pukul 15:00 WIT di sekitar kawasan Jalan Tol Bandara Ibra, Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Dan atas kejadian tersebut empat korban salah satunya pengacara dan 3 lainnya berprofesi sebagai petani yakni HR (69), FR , ES dan pengacara AS meninggal dunia.

Menanggapi hal itu Pengacara asal Kabupaten Sidrap Abdul Rahman, S.Pd SH angkat bicara. Dimana Abdul Rahman, S.Pd SH mengatakan, “bahwa telah menjadi pelajaran penting bagi rekan sejawat (advokat), oleh karena itu diharapkan kepada rekan sejawat untuk memberikan pemahaman kepada klien-nya masing-masing mengenai profesi advokat / pengacara, agar masyarakat yang belum mengerti tentang tugas advokat bisa memahami bahwa advokat hanya membela kepentingan hukum kliennya, tidak bisa dijadikan sasaran balas dendam dari akibat perkara yang ditanganinya.” ujar pengacara berambut gonrong (panjang)  ini sambil bersedih.

Baca Juga :   Kecamatan Watang Pulu Mulai Lakukan Pembagian Masker Untuk Warga, Ini Intinya...!!!

Abdul Rahman, S.Pd SH menambahkan, “saya berharap kepada Hakim / Ketua Majelis Hakim dan Hakim Mediator sekiranya meluangkan sedikit waktunya untuk memberikan pemahaman kepada pihak yang berperkara mengenai tugas dan fungsi advokat supaya pihak yang berperkara tidak menaruh dendam kepada advokat yang mendampingi lawan dalam perkaranya, supaya tidak berulang peristiwa serupa, bahwa meskipun tidak diwajibkan oleh undang-undang namun oleh karena adanya kejadian tersebut, maka sebagai advokat kami sangat berharap kepada Ketua Majelis Hakim dan Hakim Mediator kiranya memberikan pemahaman kepada pihak yang berpekara mengenai tugas advokat supaya tidak lagi berulang peristiwa yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara, dan kepada aparat penegak hukum (kepolisian) kami minta untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.” tegasnya.

Baca Juga :   "SALUT" Personil Satlantas Dan Polsek Tellu Limpoe Kawal Warga Hindu Towani

Abdul Rahman menyampaikan, “saya beserta rekan-rekan advokat di Kabupaten Sidrap turut berduka atas gugurnya rekan sejawat kita, teman se profesi kita, semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT, yang sabar buat keluarga yang ditinggalkan, dan semoga pelakunya cepat di proses hukum.” tutupnya. (arob)

loading...