Tanggapan Ari Pratama Nur atas Pemberitaan Keluarganya di Media Online 

oleh -13.847 views
Spread the love
Advertisement

GOWA, MITRASATU.com – Ari Pratama Nur mewakili istri dan keluarganya menyampaikan hak koreksi, terkait pemberitaan pada salah satu media online pada 9 Mei 2020 berjudul “Hebat.!!! Oknum Anak Sekdes yang Juga Aparat Desa Dapat 600.000 Ribu di Desa Panciro”. Dalam pemberitaan itu, Wdy (inisial) aparat desa anak kandung Sekdes Panciro (Abd Rahman Dg Rani) terdaftar sebagai penerima dan menerima dana Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp 600.000 selama 3 bulan.

Ari mengatakan, dengan adanya pemberitaan yang sudah tersebar luas di media online, yang sangat menyudutkan keluarganya tanpa konfirmasi terlebih dahulu sebelum mempublikasikannya, klarifikasi ini melalui WhatsApp ke keluarganya (Ketua Umum DPP GoWa-MO Indonesia), Senin (11/5) dini hari.

Lanjut jelasnya, seharusnya sebelum mem-publish cari tahu dulu apakah sudah benar atau tidak informasinya.

Dikatakannya, pemberitaan ini mengakibatkan dan menimbulkan keresahan bagi keluarganya dan  terutama secara pribadi sebagai suami dari Wdy.

“Sebagai suami tentu saja sangat keberatan dan tidak terima melihat dan menyaksikan berita tersebut, dan saya inginkan bagaimana ini kasus bisa cepat diselesaikan bagaimana pun caranya,” terangnya.

Ditambahkannya, dari awal data itu muncul istrinya langsung menolak dan membantah. Bahkan menyuruh menghapus namanya dan melaporkan ke dinas sosial dengan alasan dia tidak layak dan tidak berhak mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya juga pribadi sangat dan sangat tidak menginginkan hal itu terjadi, karena saya masih bisa menghidupi istri dan anak saya,” jelasnya

Bantuan ini, katanya, yang mendapatkan harus betul-betul yang membutuhkan.

“Perlu saya tegaskan pada penyampaian hak koreksi ini, kalau sepersen pun kami tidak menerima dan sangat tidak mau menerima bantuan baik melalui transferan langsung dari dinas terkait atau pun pembagian yang diberikan secara langsung. Jadi saya sangat menginginkan masalah ini cepat diselesaikan, dengan harapan, nama istri dan mertua saya, bisa dikembalikan nama baiknya,” tutupnya mengakhiri chatnya melalui WhatsApp ke Ketua Umum DPP GoWa-MO, Syafriadi Djaenaf Daeng Mangka.
(*)

Baca Juga :   Pemkab Gowa dan Pemprov Sulsel Lakukan Bimtek SIPD, Kamsinah Harap Penginputan Rampung Senin Mendatang

Editor:SR

loading...