Warga Kanyuara Sesalkan Pemakaman Di Lakukan Secara Diam Diam

oleh -4.164 views
Spread the love

SIDRAP, MITRASATU.com — Pada Malam Kamis tgl 29 April Pukul 09.30 wita di Kantor Lurah Kanyuara Kec. Watang Sidenreng Kab. Sidrap.
terjadi aksi penolakan pemakaman Hamka, yang meninggal Di Kota Gorontalo.

Warga Kanyuara melakukan aksi penolakan pemakaman warga Sidenreng yang meninggal Di Kota Gorontalo, Karna di kebumikan tengah malam di pekuburan umum di Kelurahan kanyuara.

Menurut salah satu Warga Yang menolak Pemakaman yang Meninggal, “Kami takut tertular dan surat keterangan yang di bawa dari rumah sakit tempat almarhum meninggal, di kota Gorontalo tidak Jelas, apa bunyi suratnya, sedangkan tempat penguburan tersebut adalah jalan umum menuju ke persawahan untuk masyarakat Kelurahan Kanyuara,”Ucap abbas.

Baca Juga :   Ini Tugas Pokok Tim 1 (Satu) Tim Tanggap Covid-19 Puskesmas Lancirang

Masyarakat menginginkan agar mayat yang sudah di makamkan tadi malam agar di gali/bongkar kembali dan di pindahkan ke daerah Sidenreng tempat asalnya, Ucap warga.

Apabila tuntutan masyarakat tidak di tanggapi oleh pemerintah setempat maka masyarakat akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.

Menurut Camat watang Sidenreng, Hidayat” Aksi Warga Kanyuara memprotes mayat Hamka yang di kebumikan di wilayah Kanyuara,  meminta pihak keluarga, tanggung jawab bilamana mayat Hamka ada gejala covid -19 tersebut,” tutur Hidayat.

Baca Juga :   Kapolsek Maritengngae Melaksanakan PAM Pertandingan Sepak Bola Babak Penyisihan Kompetisi Liga I Sidrap PSSI ASKAB Kab Sidrap

Pihak keluarga berjanji akan melakukan  penyemprotan di wilayah perkuburan umum kayuara selama 14 hari, serta akan di berikan pagar Keliling,” Ucap Adek almarhum Akbar. (arob)

Tinggalkan Balasan