Korem 022/PT Berikan Pengarahan Orang Tua dan Calon Tamtama Prajurit TNI AD tahun 2020

oleh -42 Dilihat
Spread the love

PEMATANGSIANTAR, MITRASATU.com — Kegiatan tatap muka dan pengarahan diikuti oleh orang tua/wali calon prajurit. Kegiatan ini merupakan upaya sosialisasi dan wujud transparasi dalam penerimaan calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA. 2020.

Sehingga diperoleh informasi yang sebenar-benarnya tentang proses penerimaan prajurit TNI AD di Korem 022/PT. Dalam penerimaan Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA. 2020, tidak ada calo dan suap menyuap. Panitia akan bekerja secara jujur dan benar. Korem juga mengharap orang tua/wali mempercayakan seleksi kepada panitia.

Menurut Danrem 022/PT Kolonel Inf Raden Wahyu Sugiarto yang Diwakili oleh Kasrem 022/PT  Y.R.Raja Sulung Purba,S.H.,M.Tr (Han) saat ini adalah era nya keterbukaan. Oleh karena itu, setiap proses seleksi penerimaan prajurit harus dilakukan secara objektif dan transparan. Hal ini dilakukan untuk menghindari dan meminimalisir terjadinya praktek percaloan.

“Perlu saya tegaskan, selama pelaksanaan seleksi sampai dengan masuk pendidikan calon tidak dipungut biaya apapun, anggaran kegiatan seleksi sudah didukung oleh negara. Apabila para orang Tua/Wali calon menemukan praktek percaloan atau dihubungi oleh oknum-oknum yang menjanjikan bisa meluluskan calon pada pelaksanaan seleksi ini, agar segera melaporkan ke Instansi Militer terdekat. Bila terbukti ada oknum prajurit yang terbukti melakukan percaloan atau bermain kolusi maka akan saya tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Kasrem 022/PT.

Kaajenrem 022/PT Mayor Caj Ishak  menambahkan, sebagai informasi, proses kegiatan seleksi di mulai dengan pemeriksaan awal yang meliputi beberapa aspek, diantaranya; aspek Administrasi, aspek Kesehatan dan aspek Jasmani.

“Adapun kriteria calon yang memenuhi standar TNI Angkatan Darat yaitu calon-calon yang memiliki mental kepribadian baik dan tangguh, psikologi yang baik dan emosional yang stabil, kemampuan akademik yang mumpuni serta kesamaptaan jasmani yang prima, yang akan dididik dan dilatih menjadi Prajurit TNI AD,” pungkas Kaajenrem 022/PT.

No More Posts Available.

No more pages to load.